Jose Mourinho Hampir Menangis
- Sponsor -

DUTASPORTS.com – Jose Mourinho hampir menangis ketika berbicara tentang awal mula kariernya sebagai pelatih di Benfica pada tahun 2000. Saat itu kondisi Mourinho sangat sulit.

Setelah berhenti melatih Manchester United, Mourinho memutuskan untuk pensiun terlebih dahulu sambil menunggu ada klub yang visi dan misinya jelas.

Mourinho saat ini bekerja bersama Sky Sports sebagai analis Premier League. Analisi yang diberikan oleh Mourinho saat ini sangat baik, mengingat pengalamannya sebagai pelatih.

Jose Mourinho Hampir Menangis

Saat di wawancarai oleh Gazzetta dello sport, Mourinho tampak hampir menangis ketika membahasa kehidupan selama dia menjadi pelatih.

Mourinho mengatakan bahwa selama 18 tahun sudah terbiasa menjalani kehidupan sebagai pelatih dan saat ini tiba-tiba harus berhenti menjadi pelatih.

“Pada saat saya memasuki sepak bola profesional, itulah saat saya merasakan klik itu,” kata Mourinho.

“Itu adalah hal yang serius dan tetap serius sampai saat ini – tanpa henti. Lalu, sekarang saya harus berhenti, alih-alih menikmatinya, saya tidak bisa benar-benar bersantai. Saya merindukan sepak bola.”

Tetap Bersabar

Bagaimanapun, hanya masalah waktu sampai Mourinho menangani klub besar lainnya. Dia tetaplah salah satu pelatih terbaik di dunia meski punya riwayat buruk bersama MU.

“Kapan saya berkata ‘tidak’? Saya berkata sepeti itu karena tawaran itu bukan level tantangan yang saya inginkan,” sambung Mou.

“Ini adalah soal: ‘oke, saya mendapatkan tawaran bagus dan saya akan menerimanya’.”

“Saya harus bersabar dan menunggu kesempatan yang tepat, dan kesempatan tepat itu adalah satu yang berada di ukuran serta level yang sama dengan saya sebagai pelatih,” tutupnya.

- Sponsor -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here