From Hero to Zero

DUTASPORTS.com – From hero to zero merupakan sebutan yang tepat diberikan kepada Neymar saat ini. Menurut Patrice Evra Neymar akan menemukan jati dirinya kembali nanti jika sudah pulang ke Barcelona. Neymar sendiri sudah dianggap seorang pembunuh di PSG.

Seminggu telah berlalu, negosiasi Barcelona untuk memulangkan Neymar tampaknya belum menemukan titik terang karena kendala masalah uang. Neymar sendiri dijual oleh Barcelona dua tahun yang lalu kepada PSG dengan harga 222 juta Euro.

Selain posisi Neymar saat ini yang terpuruk, harapan mega bintang ini sudah sirna di PSG. Para fans PSG saat ini sudah benci dan menolak Neymar untuk kembali bermain di PSG.

Artinya, mau tidak mau Neymar hanya bisa berharap kepada Barcelona, meski sebenarnya Real Madrid juga sedang melakukan pemantauan terhadap Neymar.

Neymar Sang Pembunuh

Evra merasa iba dengan nasib Neymar. Dua tahun yang lalu Neymar tiba di PSG sebagai pemain terbaik yang mempunyai harapan besar untuk membawa PSG menjadi klub terbaik dan sekarang Neymar di anggap sebagai sang pembunuh.

“Selalu seperti itu, ketika Anda tiba, Anda adalah raja dunia. Lalu, ketika Anda pergi, Neymar tampak seperti sudah membunuh seseorang,” lanjut Evra.

“Seharusnya tidak seperti ini. Anda akan tahu, sebenarnya orang-orang merindukan Neymar untuk cara bermainnya yang genius,” tutupnya.

Masalah Terbesar Neymar

Evra yakin rumor transfer Neymar ini meluas tak terkendali karena sifat Neymar. Banyak orang yang tidak menyukai sifat Neymar. Padahal, menurut Evra, Neymar seharusnya dinilai sebagai profesional.

“Saya kira, pada kasus Neymar, ada banyak orang yang tidak menyukai dia,” kata Evra dikutip dari Goal internasional.

“Masalah di dunia ini adalah ketika Anda menjadi diri Anda sendiri, orang-orang membenci Anda. Dan ketika Anda berbohong, orang-orang memuji Anda.”

“Neymar, saya sering berbicara dengan dia dan saya berharap Tuhan bakal melancarkan rencana Neymar,” sambungnya.

Bagaimana menurut pendapat kamu tentang nasib Neymar yang From Hero to Zero ini ?

Sumber : Lad Bibble